Senin, 24 Juni 2013

Menguap Terlalu Sering Bisa Menjadi Masalah Serius

Sering menguap tidak selalu berarti mengantuk, yang biasanya menandakan seseorang merasa jenuh atau lelah. Namun bila menguap terlalu sering dan berlebihan, bisa jadi itu merupakan pertanda masalah medis yang serius. Untuk itu Anda perlu waspada akan hal ini, karena beberapa gangguan kesehatan mungkin akan menjadi masalah serius seperti yang dilansir berikut ini.

KulinerPlus

1. Masalah Tidur
Menguap merupakan respon alami saat tubuh menjadi lelah dan capek. Tetapi menurut sebuah penelitian di National Institutes of Health mengatakan bahwa apabila menguap secara terus menerus, barangkali itu akan menjadi adanya masalah tidur, layaknya insomnia, sleep apnea serta narkolepsi. Situasi ini bisa menghalangi anda memperoleh tidur malam yang nyenyak serta mengakibatkan capek di siang hari, hingga sukar untuk berkonsentrasi.

2. Kelainan Irama Jantung
Jika pasokan darah dan oksigen ke otak tidak cukup, Anda dapat memgalami pingsan yang disebut syncope. Kondisi ini bisa menjadi kondisi sementara, yang terjadi ketika Anda berdiri terlalu lama, berdiri terlalu cepat, dalam keadaan stres atau tidak enak badan. Namun, juga dapat berarti bahwa Anda memiliki masalah jantung.

Tinggi atau rendahnya tekanan darah dan kelainan irama jantung juga dapat membatasi aliran darah ke otak. Dengan kondisi lain, jika otak Anda tidak mendapatkan darah dan oksigen yang dibutuhkan, Anda dapat mengembangkan gejala-gejala seperti menguap berlebihan.

3. Diseksi Aorta

Diseksi aorta merupakan robeknya dinding aorta, yaitu arteri utama yang membawa darah dari jantung. Kondisi ini bisa diwariskan atau bisa karena penyakit seperti tekanan darah tinggi dan penyakit arteri koroner, yang keduanya menempatkan ketegangan pada dinding arteri.

Nah ternyata menguap yang berlebih merupakan indikasi adanya suatu penyakit pada tubuh kita, dan sudah sepantasnya kita perlu waspada akan hal ini.


Cari kuliner enak? Klik aja http://www.kulinerplus.com/list


Sumber : DetikHealth

Tidak ada komentar:

Posting Komentar