Sering menguap tidak selalu berarti mengantuk, yang biasanya menandakan seseorang merasa jenuh atau lelah. Namun bila menguap terlalu sering dan berlebihan, bisa jadi
itu merupakan pertanda masalah medis yang serius. Untuk itu Anda
perlu waspada akan hal ini, karena beberapa gangguan kesehatan mungkin akan menjadi masalah serius seperti yang dilansir berikut ini.
1. Masalah Tidur
Menguap merupakan respon alami saat tubuh menjadi lelah dan capek. Tetapi
menurut sebuah penelitian di National Institutes of Health mengatakan bahwa apabila menguap secara terus menerus, barangkali itu akan menjadi adanya masalah tidur, layaknya insomnia, sleep apnea serta
narkolepsi. Situasi ini bisa menghalangi anda memperoleh tidur malam yang
nyenyak serta mengakibatkan capek di siang hari, hingga sukar untuk
berkonsentrasi.
2. Kelainan Irama Jantung
Jika pasokan darah dan oksigen ke otak tidak cukup, Anda
dapat memgalami pingsan yang disebut syncope. Kondisi ini bisa menjadi
kondisi sementara, yang terjadi ketika Anda berdiri terlalu lama, berdiri
terlalu cepat, dalam keadaan stres atau tidak enak badan. Namun, juga dapat
berarti bahwa Anda memiliki masalah jantung.
Tinggi atau rendahnya tekanan darah dan kelainan irama
jantung juga dapat membatasi aliran darah ke otak. Dengan kondisi lain, jika
otak Anda tidak mendapatkan darah dan oksigen yang dibutuhkan, Anda dapat
mengembangkan gejala-gejala seperti menguap berlebihan.
3. Diseksi Aorta
Diseksi aorta merupakan robeknya dinding aorta, yaitu arteri
utama yang membawa darah dari jantung. Kondisi ini bisa diwariskan atau bisa
karena penyakit seperti tekanan darah tinggi dan penyakit arteri koroner, yang
keduanya menempatkan ketegangan pada dinding arteri.
Nah ternyata menguap yang berlebih merupakan indikasi adanya suatu
penyakit pada tubuh kita, dan sudah sepantasnya kita perlu waspada akan hal
ini.
Cari kuliner enak? Klik aja http://www.kulinerplus.com/list
Sumber : DetikHealth
Cari kuliner enak? Klik aja http://www.kulinerplus.com/list
Sumber : DetikHealth
Tidak ada komentar:
Posting Komentar